Keindahan dari Segi Budaya dan Tradisi

Budaya dan tradisi yang diwariskan oleh leluhur, jika dilestarikan sampai sekarang ini tentu akan menjadi sebuah tradisi unik, seperti yang kita banyak temukan di wilayah Indonesia termasuk juga Bali, warisan atau peninggalan masa lampau tersebut, menjadi sesuatu hal yang sangat menarik, tidak hanya bagi wisatawan, bahkan juga bagi warga lokal.Berikut ini budaya dan tradisi yang berbeda di Pulau Bali

.1. Terdapat Beribu-ribu Pura

 Pura adalah tempat ibadah bagi umat Hindu yang ada di Bali. Di Bali sendiri terdapat ribuan pura yang berada di pusat kota sampai kawasan terpencil sekalipun. Ribuan pura tersebut seakan membawa suasana spiritual yang kental dengan agama Hindu. Beberapa pura diperbolehkan dilihat dan dinikmati oleh para wisatawan tetapi biasanya ada beberapa aturan yang harus dipenuhi. Jika kamu berada disekitar pura kamu akan merasakan suasana sejuk yang selalu menghiasi pura manapun, belum lagi aktivitas masyarakat Bali yang rajin mendatangi pura untuk berdoa dan untuk mengantarkan sesaji di pura

Image result for gambar pura

 2. Tarian Bali
Hal yang jangan sampai terlewatkan saat berkunjung untuk berlibur ke Bali adalah menonton pertunjukkan tari Bali yang sudah mendunia. Bahkan banyak sekali wisatawan yang rela datang ke Bali hanya untuk mempelajari ataupun ingin menyaksikan tarian Bali oleh mata mereka sendiri. Tarian Bali memiliki keunikkan tersendiri bahkan setiap tariannya mengandung beberapa pesan moral yang ingin disampaikan. Tarian Bali yang terkenal diantaranya seperti Tari Panji Semirang, Tari Pendet, Tari Condong, Tari Kecak, dan masih banyak lagi. Jika kamu merasa tertarik untuk menari tari Bali, kamu bisa mengikuti salah satu tarian yang mudah untuk kamu ikuti seperti tari kecak yang cukup mudah untuk dilakukan.

Related image


3. Rumah Adat Bali

Salah satu dari contoh rumah adat bali disebut dengan Gapura Candi Bentar. Gapura Candi Bentar ini adalah puntu masuk menuju istana raja yang merupakan rumah adat bali juga, Gapura Candi Bentar dibuat dari batu yang berwarna merah dan diukir oleh batu cadas.
Balai Benggong posisinya terletak di sisi kanan dan Balai Wantikan ini posisinya terletak pada sisi sebelah kiri. Apa sih Balai Benggo itu? Balai Benggo ialah tempat peristirahatan raja dan keluarganya, lalu dengan Balai Wantikan? Balai Wantikan ini ialah tempat pagelaran kesenian.
Secara umumnya, rumah adat bali ini dipenuhi dengan hiasan pernak-pernik, ukiran-ukiran dengan warna yang alami kemudian patung-patung simbol ritual. Bangunan rumah adat bali ini terpisah-pisah sehingga bangunan rumah adat bali ini menjadi banyak bangunan-bangunan kecil dalam satu wilayah.
Semakin sini semakin sini seiring dengan perkembangan zaman mulailah ada perubahan-perubahan pada bangunan rumah adat bali tersebut, yang dulunya bangunan tersebut terpisah-pisah, dan bangunan yang saat ini tidak terdapat bangunan yang terpisah-pisah.Image result for rumah adat bali
4. Cara Pemakaman di Daerah Trunyan
Pada umumnya orang meninggal di Bali, terutama bagi umat Hindu selain dikubur bisa dibakar atau dikremasi langsung, namun demikian suatu tradisi unik terjadi di Desa Trunyan Kintamani. Pada saat orang meninggal, maka tubuh atau jasad orang tersebut hanya diletakkan di bawah pohon Menyan, jasad tersebut diletakkan di atas tanah tanpa dikubur, hanya dipagari oleh bambu (ancak saji) agar tidak dicari oleh binatang atau hewan liar, anehnya tidak sedikitpun dari jasad tersebut berbau busuk, sampai akhirnya tinggal tersisa tulang belulang saja, dan tulang belulang itu nantinya diletakkan pada sebuah tempat di kawasan tersebut, pemakaman di Trunyan ini melengkapi daftar budaya dan tradisi 

Image result for trunyan bali

5. Tradisi Omed-omedan 

Tradisi unik ini digelar di tengah kota Denpasar, tepatnya di Banjar Kaja, Desa Sesetan, Denpasar Selatan. Digelar setahun sekali, bertepatan saat hari Ngembak Geni atau sehari setelah hari Raya Nyepi, tradisi unik dimulai sekitar pukul 14.00 selama 2 jam. Prosesi ini hanya diikuti oleh kalangan muda-mudi atau yang belum menikah dengan umur minimal 13 tahun, omed-omedan berarti tarik menarik antar pemuda dan pemudi warga banjar dan terkadang dibarengi dengan adegan ciuman diantara keduanya. Tradisi ini digelar sebagai wujud kegembiraan setelah pelaksanaan Hari Raya Nyepi, ini sebuah warisan budaya leluhur, memiliki nilai sakral dan dipercaya akan mengalami hal buruk jika tradisi ini tidak dilangsungkan.

Image result for omed omedan



Comments

Post a Comment